Tuesday, 1 June 2010
BENIGNA PROSTAT HYPERTROPI (BPH)
PENGERTIAN
BPH (Benigna Prostat Hyperplasi) adalah pembesaran progresif dari kelenjar prostat yang dapat menyebabkan obstruksi dan ristriksi pada jalan urine (urethra).
ETIOLOGI
Mulai ditemukan pada umur kira-kira 45 tahun dan frekuensi makin bertambah sesuai dengan bertambahnya umur, sehingga diatas umur 80 tahun kira-kira 80 % menderita kelainan ini.
Sebagai etiologi sekarang dianggap ketidakseimbangan endokrin. Testosteron dianggap mempengaruhi bagian tepi prostat, sedangkan estrogen (dibuat oleh kelenjar adrenal) mempengaruhi bagian tengah prostat.
TANDA DAN GEJALA
Walaupun hyperplasi prostat selalu terjadi pada orangtua, tetapi tidak selalu disertai gejala-gejala klinik.
Gejala klinik terjadi terjadi oleh karena 2 hal, yaitu :
1. Penyempitan uretra yang menyebabkan kesulitan berkemih.
2. Retensi air kemih dalam kandung kemih yang menyebabkan dilatasi kandung kemih, hipertrofi kandung kemih dan cystitis.
Gejala klinik dapat berupa :
• Frekuensi berkemih bertambah
• Berkemih pada malam hari.
• Kesulitan dalam hal memulai dan menghentikan berkemih.
• Air kemih masih tetap menetes setelah selesai berkemih.
• Rasa nyeri pada waktu berkemih.
Kadang-kadang tanpa sebab yang diketahui, penderita sama sekali tidak dapat berkemih sehingga harus dikeluarkan dengan kateter.
Selain gejala-gejala di atas oleh karena air kemih selalu terasa dalam kandung kemih, maka mudah sekali terjadi cystitis dan selanjutnya kerusakan ginjal yaitu hydroneprosis, pyelonefritis.

Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
22:45
| Reaksi: |
BENIGNA PROSTAT HYPERTROPI (BPH)
2010-06-01T22:45:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
ASKEP|Div. Nefrologi|
Comments
Link ke posting ini
Label:
ASKEP,
Div. Nefrologi
Tuesday, 18 May 2010
GAGAL GINJAL KRONIS / GGK
Pengertian
Gagal ginjal kronik merupakan suatu keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversible dari berbagai penyebab. Sebab-sebab gagal ginjal kronik yang sering ditemukan dapat dibagi menjadi delapan kelas.
Klasifikasi sebab-sebab gagal ginjal kronik :
Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit. Gagal ginjal kronis terjadi dengan lambat selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dengan penurunan bertahap dengan fungsi ginjal dan peningkatan bertahap dalam gejala-gejala, menyebabkan penyakit ginjal tahap akhir (PGTA). Gagal ginjal kronis biasanya akibat akhir dari kehilangan fungsi ginjal lanjut secara bertahap. Gangguan fungsi ginjal adalah penurunan laju filtrasi glomerulus yang dapat digolongkan ringan, sedang dan berat. Azotemia adalah peningkatan nitrogen urea darah (BUN) dan ditegakkan bila konsentrasi ureum plasma meningkat.
EtiologiGagal ginjal kronik merupakan suatu keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversible dari berbagai penyebab. Sebab-sebab gagal ginjal kronik yang sering ditemukan dapat dibagi menjadi delapan kelas.
Klasifikasi sebab-sebab gagal ginjal kronik :
- Infeksi : Pielonefritis kronik
- Penyakit peradangan : Glomerulonefritis
- Penyakit vascular hipertensi : Nefrosklerosis benigna, nefrosklerosis maligna, stenosis arteria renalis.
- Gangguan jaringan penyambung : Lupus eritematosus sistemik, Poliarteritis nodosa, sklerosis sistemik progresif
- Gangguan kongerital dan hereditas : Penyakit ginjal polikistik, asidosis tubulus ginjal.
- Penyakit metabolic : Diabetes militus, gout, hiperpara tiroidisme, amiloidosis.
- Nefropati toksik : Penyalahgunaan analgesik, nefropati timbale
- Nefropati obstruktif : Saluran kemih bagian atas kalkuli , neoplasma, fibrosisretroperitoneal. Saluran kemih bagian bawah: hipertropi prostate, struktur urea, anomaly kongetal pada leher kandung kemih dan uretra.
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
12:19
| Reaksi: |
GAGAL GINJAL KRONIS / GGK
2010-05-18T12:19:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
ASKEP|Div. Nefrologi|
Comments
Link ke posting ini
Label:
ASKEP,
Div. Nefrologi
Tetanus Neonatorum
PENGERTIAN
Tetanus berasal dari kata tetanos (Yunani) yang berarti peregangan.
Tetanus Neonatorum :
Penyakit tetanus pada bayi baru lahir dengan tanda klinik yang khas, setelah 2 hari pertama bayi hidup, menangis dan menyusu secara normal, pada hari ketiga atau lebih timbul kekakuan seluruh tubuh yang ditandai dengan kesulitan membuka mulut dan menetek, disusul dengan kejang–kejang (WHO, 1989).
Kejang yang sering di jumpai pada BBL, yang bukan karena trauma kelahiran atau asfiksia, tetapi disebabkan oleh infeksi selama masa neonatal, yang antara lain terjadi sebagai akibat pemotongan tali pusat atau perawatannya yang tidak bersih Ngastijah, 1997).
ETIOLOGI
Penyebab tetanus neonatorum adalah clostridium tetani yang merupakan kuman gram positif, anaerob, bentuk batang dan ramping. Kuman tersebut terdapat ditanah, saluran pencernaan manusia dan hewan. Kuman clostridium tetani membuat spora yang tahan lama dan menghasilkan 2 toksin utama yaitu tetanospasmin dan tetanolysin.
Tetanus berasal dari kata tetanos (Yunani) yang berarti peregangan.
Tetanus Neonatorum :
Penyakit tetanus pada bayi baru lahir dengan tanda klinik yang khas, setelah 2 hari pertama bayi hidup, menangis dan menyusu secara normal, pada hari ketiga atau lebih timbul kekakuan seluruh tubuh yang ditandai dengan kesulitan membuka mulut dan menetek, disusul dengan kejang–kejang (WHO, 1989).
Kejang yang sering di jumpai pada BBL, yang bukan karena trauma kelahiran atau asfiksia, tetapi disebabkan oleh infeksi selama masa neonatal, yang antara lain terjadi sebagai akibat pemotongan tali pusat atau perawatannya yang tidak bersih Ngastijah, 1997).
ETIOLOGI
Penyebab tetanus neonatorum adalah clostridium tetani yang merupakan kuman gram positif, anaerob, bentuk batang dan ramping. Kuman tersebut terdapat ditanah, saluran pencernaan manusia dan hewan. Kuman clostridium tetani membuat spora yang tahan lama dan menghasilkan 2 toksin utama yaitu tetanospasmin dan tetanolysin.
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
12:05
| Reaksi: |
Tetanus Neonatorum
2010-05-18T12:05:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
ASKEP|Div. Pediatric|
Comments
Link ke posting ini
Label:
ASKEP,
Div. Pediatric
Askep Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah
Pengertian
Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan pada saat kelahiran kurang dari 2500 gr atau lebih rendah (WHO, 1961).
Dalam hal ini dibedakan menjadi :
1. Prematuritas murni
Yaitu bayipada kehamilan < 37 minggu dengan berat badan sesuai.
2. Retardasi pertumbuhan janin intra uterin (IUGR)
Yaitu bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan tidak sesuai dengan usia kehamilan.
Penyebab kelahiran prematur tidak diketahui, tapi ada beberapa faktor yang berhubungan, yaitu :
1. Faktor ibu
* Gizi saat hamil yang kurang, umur kurang dari 20 tahun atau diaatas 35 tahun
* Jarak hamil dan persalinan terlalu dekat, pekerjaan yang terlalu berat
* Penyakit menahun ibu : hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah, perokok
2. Faktor kehamilan
* Hamil dengan hidramnion, hamil ganda, perdarahan antepartum
* Komplikasi kehamilan : preeklamsia/eklamsia, ketuban pecah dini
3. Faktor janin
* Cacat bawaan, infeksi dalam rahim
4. Faktor yang masih belum diketahui
Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan pada saat kelahiran kurang dari 2500 gr atau lebih rendah (WHO, 1961).
Dalam hal ini dibedakan menjadi :
1. Prematuritas murni
Yaitu bayipada kehamilan < 37 minggu dengan berat badan sesuai.
2. Retardasi pertumbuhan janin intra uterin (IUGR)
Yaitu bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan tidak sesuai dengan usia kehamilan.
Penyebab kelahiran prematur tidak diketahui, tapi ada beberapa faktor yang berhubungan, yaitu :
1. Faktor ibu
* Gizi saat hamil yang kurang, umur kurang dari 20 tahun atau diaatas 35 tahun
* Jarak hamil dan persalinan terlalu dekat, pekerjaan yang terlalu berat
* Penyakit menahun ibu : hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah, perokok
2. Faktor kehamilan
* Hamil dengan hidramnion, hamil ganda, perdarahan antepartum
* Komplikasi kehamilan : preeklamsia/eklamsia, ketuban pecah dini
3. Faktor janin
* Cacat bawaan, infeksi dalam rahim
4. Faktor yang masih belum diketahui
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
11:59
| Reaksi: |
Askep Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah
2010-05-18T11:59:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
ASKEP|Div. Pediatric|
Comments
Link ke posting ini
Label:
ASKEP,
Div. Pediatric
Wednesday, 12 May 2010
Meningkatkan IQ bayi Anda dengan bahasa isyarat
Studi menunjukkan bahwa Anda dapat meningkatkan IQ bayi Anda dengan bahasa isyarat. Hubungan orang tua dan bayi menjadi sangat kuat dengan metode ini sebagai kesenjangan komunikasi antara orangtua dan bayi yang menyempit dan frustrasi antara keduanya adalah dengan demikian berkurang.
Anda dapat memulai pengajaran bahasa isyarat ketika anak Anda mencapai 8 bulan. Ketika mengajar bahasa isyarat kepada anak-anak Anda, tidak perlu bagi mereka untuk mereproduksi tanda benar pada pergi pertama karena ini adalah proses belajar efektif baru. Oleh karena itu, Anda perlu berinteraksi dengan buah hati anda dengan sabar.
Manfaat menggunakan bahasa isyarat banyak. Bayi mulai berbicara bahasa isyarat awal ketika digunakan dan bahkan sebelum itu, mereka menggunakan ini sebagai alat untuk menyampaikan pikiran mereka.
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
09:07
| Reaksi: |
Meningkatkan IQ bayi Anda dengan bahasa isyarat
2010-05-12T09:07:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
TIPS|
Comments
Link ke posting ini
Label:
TIPS
PENGGUNAAN BABY WALKER....AMAN?
Penggunaan walker bayi umumnya karena kemungkinan jatuh tak sengaja, tersandung, luka atau kecelakaan ke bayi. Meskipun walker mobile yang umum digunakan, penggunaan itu dilarang oleh asosiasi anak-anak di Amerika Serikat. Stationery walker berbahaya juga, tapi bayi tampaknya menikmati berjalan kaki mobile yang lebih baik dengan peluit, lonceng dan aksesori menarik lainnya tersedia untuk si kecil.
Diperkirakan bahwa hampir 14.000 anak-anak dirawat di rumah sakit (USA) setiap tahun karena kecelakaan atau cedera yang disebabkan ke bayi. Kematian juga telah dicatat di masa lalu karena jatuh.
Banyak orang percaya bahwa bayi walker membantu bayi untuk mulai berjalan cepat. Namun, penelitian lebih lanjut tentang topik ini menunjukkan sebaliknya. Bahkan, jika bayi terlalu banyak berjalan dengan dukungan walker, kemampuan motor independen berkembang lebih lambat.
Beberapa cedera umum diamati karena pemakaian baby walker sering terjadi cedera jari kaki dan kaki, tenggelam, keracunan, luka bakar dan tersandung tangga. Ini bukan karena baby walker mobile berbahaya, tetapi karena dengan memakai baby walker anak Anda "keenakan" di sekitar rumah sembarangan dalam kecepatan yang baik, mereka terluka jika mereka tidak berada di bawah pengawasan konstan dan rumah yang pengamanan kurang.
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
08:55
| Reaksi: |
PENGGUNAAN BABY WALKER....AMAN?
2010-05-12T08:55:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
TIPS|
Comments
Link ke posting ini
Label:
TIPS
Friday, 7 May 2010
Mengenal Hernia
Hernia
Penyebab Hernia
Hernia terjadi karena adanya kelemahan pada bagian dinding perut sehingga bagian organ yang lain seperti usus dapat keluar. Sebenarnya tidak umum bagi seseorang untuk mempunyai kelemahan pada dinding perut sejak lahir, biasanya kelemahan pada bagian perut tersebut terjadi seiring berjalannya waktu atau dari luka bekas irisan operasi. Adanya tekanan dari organ atau jaringan tubuh pada dinding perut yang lemah tersebutlah yang menyebabkan organ menonjol keluar. Faktor yang dapat mempengaruhi lemahnya dinding perut adalah usia, merokok serta kegemukan.
Hernia merupakan tonjolan keluar dari organ atau jaringan lain akibat adanya bukaan yang tak normal di tubuh. Kebanyakan hernia terjadi ketika ada sebagian usus yang keluar melalui dinding perut yang lemah, sehingga terlihat tonjolan yang dapat dirasakan & diraba. Hernia dapat terjadi didaerah pangkal paha, pusar ataupun bagian lain. Ada hernia yang sudah muncul sejak lahir, ada juga yang berkembang dalam hitungan bulan atau tahun, tetapi ada juga hernia yang muncul tiba-tiba. Gambar dibawah adalah ilustrasi terjadinya hernia.
Penyebab Hernia
Hernia terjadi karena adanya kelemahan pada bagian dinding perut sehingga bagian organ yang lain seperti usus dapat keluar. Sebenarnya tidak umum bagi seseorang untuk mempunyai kelemahan pada dinding perut sejak lahir, biasanya kelemahan pada bagian perut tersebut terjadi seiring berjalannya waktu atau dari luka bekas irisan operasi. Adanya tekanan dari organ atau jaringan tubuh pada dinding perut yang lemah tersebutlah yang menyebabkan organ menonjol keluar. Faktor yang dapat mempengaruhi lemahnya dinding perut adalah usia, merokok serta kegemukan.
Diposkan oleh
Indo PTC/PTR/PPC
di
18:30
| Reaksi: |
Mengenal Hernia
2010-05-07T18:30:00+07:00
RS Muhammadiyah Lamongan
TIPS|
Comments
Link ke posting ini
Label:
TIPS
Subscribe to:
Posts (Atom)















